6. Naik Pitam
Nggak kerasa waktu begitu cepat berlalu, aku kini sudah duduk di kelas 2 smp, saat kelas 2 smp ada perubahan sistem pendidikan yang membedakan "sibodoh dan sipintar" yaitu mengumpulkan murid-murid yang diunggulkan dan dimasukkan kedalam kelas "unggul" dan mendapatkan pelajaran tambahan dari sekolah asalkan memenuhi persyaratan rangking 1 s/d 10 di kelas 1, maka pada waktu kenaikan kelas secara otomatis masuk kedalam kelas ungggul. sebaliknya murid yang tidak masuk di kelas unggul hanya akan mendapatkan pelajaran normal tidak akan mendapatkan pelajaran tambahan, disinilah aku merasa ada kesenjangan pendidikan membeda bedakan walaupun saat itu aku masuk kelas unggul.apa sih yang dilakukan di kelas unggul? kelas kami dijadikan sebagai contoh pembelajaran untuk kelas-kelas lain dalam satu angkatan namun ya ulah ulah nakal khas anak yang baru tumbuh remaja masih saja ada dan sepertinya tidak bisa hilang hmm???
Ada suatu kejadian kelas ku membuat seorang guru menjadi naik pitam karena waktu ia mengajar kelas sebelah, kelas ku membuat gaduh maklumlah karena guru yang mengajar di kelasku lagi absen karena ada suatu halangan sehingga mebuat beliau tidak dapat mengajar dikelasku. guru itu datang menghampiri kelasku lalu memperingatkan agar tidak gaduh, hanya sejenak beliau beranjak pergi dari kelasku namun suasana menjadi gaduk kembali, namun owh rasa berang sang guru naik lagi kelasku habis kena marah "kalian ini kelas unggul sebagai contoh tapi !@#$%^&*()!@#$%^&*()!@##$$%$%^&&&@^&#%$$ dan bla bla bla bla" dengan sekejap kami semua terdiam! dalam diam kami, pak guru itu pun keluar lalu tiba tiba kami di kejutkan dengan suara "bbbuuuuaaarrr pranggg klonteng" ternyata pukulan tangan pak guru mengenai jendela kaca polos dan pecah, wow kepanikan satu kelas pun bertambah karena pecahan kaca mengenai salah satu teman yang duduk di pinggir kaca yang di pukul tadi, meskipun tangan bertumpuk kaca namun untungnya tidak ada luka yang berarti. sepertinya hukum sebab akibat berlaku pada situasi ini.
Membuat PCB Sendiri
1. Langsung menggambarnya di PCB
2. Teknik Sablon
3. Teknik Kimia
4. Teknik Photocopy (printer toner, yang menggunakan tinta bubuk)
5. Dll,
tapi dalam tutorial kali ini kita menggunakan teknik yang ke 4, silahkan download DISINI
spesial thanks
Om Damanhuri,rekan-rekan solfers semua.
Hargai hak cipta anak bangsa dengan tidak mempublikasikan tanpa menyertakan sumbernya. Copy Right www.singkutseven.blogspot.com 2010. Baca selengkapnya
Bubar (Buka Bareng) Sama Teman-Teman SMPN 4 Sarolangun
Dengar canda, tawa, senyum, dan cerita masing-masing membuat kami asyik dan tak menghiraukan puasa yang tadinya terasa lapar dan haus buka puasa telah tiba dan kami semua membatalkan puasa dengan segelas es buah yang telah disediakan oleh megi, dan disela-sela berbukapun canda dan tawa tak ketinggalan mengisi riuh ruangan, rehat sejenak sambil foto-foto dengan gayanya masing-masing, setelah itu sholat magrib sebentar dan di lanjutkan makan-makan deh, Lauknya mantap cuy ada sambal jenky, gulai ayam, sambal mentah, lalap timun + kerupuk kemplang (eith bukan Kampleng yo hehehe) dan yang paling penting adalah kebersamaannya.
Udah makan-makan selesai acara foto-foto di lanjutkan lagi, haduhh nggak nyangka ternyata pada narsis semua hehehe, berbagi number telepon jg nggak ketinggalan (berbagi alamat email, YM, Facebook, Twitter, lebih afdhol deh kayaknya hemmm). setalah itu kami semua berpamitan untuk pulang.
Nah Ini Dia Foto - Fotonya, ayo do di pendeli'i,,,,,
Hargai hak cipta anak bangsa dengan tidak mempublikasikan tanpa menyertakan sumbernya. Copy Right www.singkutseven.blogspot.com 2010. Baca selengkapnya
Dioda Zener

Dioda Zener
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Simbol dioda zener.
Sebuah dioda biasanya dianggap sebagai alat yang menyalurkan listrik ke satu arah, namun Dioda Zener dibuat sedemikian rupa sehingga arus dapat mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas "tegangan rusak" (breakdown voltage) atau "tegangan Zener".
Dioda yang biasa tidak akan mengijinkan arus listrik untuk mengalir secara berlawanan jika dicatu-balik (reverse-biased) di bawah tegangan rusaknya. Jika melampaui batas tegangan rusaknya, dioda biasa akan menjadi rusak karena kelebihan arus listrik yang menyebabkan panas. Namun proses ini adalah reversibel jika dilakukan dalam batas kemampuan. Dalam kasus pencatuan-maju (sesuai dengan arah gambar panah), dioda ini akan memberikan tegangan jatuh (drop voltage) sekitar 0.6 Volt yang biasa untuk dioda silikon. Tegangan jatuh ini
tergantung dari jenis dioda yang dipakai.
Sebuah dioda Zener memiliki sifat yang hampir sama dengan dioda biasa, kecuali bahwa alat ini sengaja dibuat dengan tengangan rusak yang jauh dikurangi, disebut tegangan Zener. Sebuah dioda Zener memiliki p-n junction yang memiliki doping berat, yang memungkinkan elektron untuk tembus (tunnel) dari pita valensi material tipe-p ke dalam pita konduksi material tipe-n. Sebuah dioda zener yang dicatu-balik akan menunjukan perilaku rusak yang terkontrol dan akan melewatkan arus listrik untuk menjaga tegangan jatuh supaya tetap pada tegangan zener. Sebagai contoh, sebuah diode zener 3.2 Volt akan menunjukan tegangan jatuh pada 3.2 Volt jika diberi catu-balik. Namun, karena arusnya tidak terbatasi, sehingga dioda zener biasanya digunakan untuk membangkitkan tegangan referensi, atau untuk menstabilisasi tegangan untuk aplikasi-aplikasi arus kecil.
Tegangan rusaknya dapat dikontrol secara tepat dalam proses doping. Toleransi dalam 0.05% bisa dicapai walaupun toleransi yang paling biasa adalah 5% dan 10%.
Efek ini ditemukan oleh seorang fisikawan Amerika, Clarence Melvin Zener.
Mekanisme lainnya yang menghasilkan efek yang sama adalah efek avalanche, seperti di dalam dioda avalanche. Kedua tipe dioda ini sebenarnya dibentuk melalui proses yang sama dan kedua efek sebenarnya terjadi di kedua tipe dioda ini. Dalam dioda silikon, sampai dengan 5.6 Volt, efek zener adalah efek utama dan efek ini menunjukan koefisiensi temperatur yang negatif. Di atas 5.6 Volt, efek avalanche menjadi efek utama dan juga menunjukan sifat koefisien temperatur positif.
Dalam dioda zener 5.6 Volt, kedua efek tersebut muncul bersamaan dan kedua koefisien temperatur membatalkan satu sama lainnya. Sehingga, dioda 5.6 Volt menjadi pilihan utama di aplikasi temperatur yang sensitif.
Teknik-teknik manufaktur yang modern telah memungkinkan untuk membuat dioda-dioda yang memiliki tegangan jauh lebih rendah dari 5.6 Volt dengan koefisien temperatur yang sangat kecil. Namun dengan munculnya pemakai tegangan tinggi, koefisien temperatur muncul dengan singkat pula. Sebuah dioda untuk 75 Volt memiliki koefisien panas yang 10 kali lipatnya koefisien sebuah dioda 12 Volt.
Semua dioda di atas, tidak perduli berapapun tenganan rusaknya, biasanya dijual dinamakan dioda Zener.
[sunting] Pemakaian
Dioda Zener biasanya digunakan secara luas dalam sirkuit elektronik. Fungsi utamanya adalah untuk menstabilkan tegangan. Pada saat disambungkan secara parallel dengan sebuah sumber tegangan yang berubah-ubah yang dipasang sehingga mencatu-balik, sebuah dioda zener akan bertingkah seperti sebuah kortsleting (hubungan singkat) saat tegangan mencapai tegangan rusak diode tersebut. Hasilnya, tegangan akan dibatasi sampai ke sebuah angka yang telah diketahui sebelumnya.
Regulator tegangan dengan dioda Zener

Sebuah dioda zener juga digunakan seperti ini sebagai regulator tegangan shunt (shunt berarti sambungan parallel, dan regulator tegangan sebagai sebuah kelas sirkuit yang memberikan sumber tegangan tetap.
Hargai hak cipta anak bangsa dengan tidak
mempublikasikan tanpa menyertakan sumbernya.
Copy Right www.singkutseven.blogspot.com 2009. Baca selengkapnya
Padang - Jambi Dengan V-ixion Ku
Kamis 22 Juli 2010 jam 9:00 AM sehabis ujian semester ganjilku yang kedua di Universitas Putra Indonesia Padang, aku langsung berkemas - kemas memasukkan barang - barang yang akan aku bawa pulang ke Jambi, setalah itu mempersiapkan Safety Riding yang akan ku pakai seperti jaket, pelindung dada, dan tak lupa pula Helm kesayangan ku ini. Sekitar jam 10:00 AM semuanya telah siap, ku start motor V-ixion (BH 3575 SH) ku langsung cabut menuju Gas Station yang nggak jauh dari kost ku, sembari menunggu tangki bensin terisi fuel, " ka pulang kampuang diak??" "yo bang ,jawab ku" "dima kampuang diak (ia sambil melihat plat/no polisi motorku yang rada fulgar kalo menurut orang padang karena BH 3575 SH)" "di jambi bang jawab ku lagi" "hati - hati se diak di jalan" "yoi bang", begitulah percakapan ku dengan petugas Gas Station/Pomp Bensin (hehehe).
Setelah bensin fuel aku langsung cabut dari dari kota Padang menuju Jambi, dari kota Padang menuju Kab. Dhamasraya jalan raya sedikit buruk bergelombang dan sedikit bolong - bolong alhasil saya tidak bisa memacu kuda besi V-ixion saya dengan kencang. namun setelah sampai di Kab. Dhamasraya jalan mulus kembali saya jumpai (hmm nikmatnya berkendara kalau begini).
Disepanjang jalan saya berjumpa dengan anak - anak Club Motor Vespa yang sedang touring (ada juga aku temen turing di jalan, abis aku touring sendirian) kelihatanya ia sedang menuju arah ke jakarta. setelah sampai di Kab. Muara Bungo sekitar jam 1:00 PM aku berhenti sejenak di Pomp Bensin, istirahat sembari mengisi bahan bakar kuda besi ku V-ixion BH 3575 SH. Tariiiiik lagi mang (masih semangat neh) karena jalan mulus kupacu kuda besiku denga kencang wuzzzzzzzzz (Lorenzo kaleh neee wkwkwkwk) setelah sampai di Kab. Merangin/Bangko tiba - tiba lampu indikator mesin berkedip menunjukkan ada kerusakan di bagaian perkabelan dan sensor mesin, akhirnya aku berhenti sejenak untuk memeriksanya, setalah diperiksa ternyata perkakas di dalam bagasi berserakan terutama busi/spart plug masuk kebagian pekabelan, setalah beres aku berangkat lagi hingga akhirnya aku sampai di kampueng halaman Kab. Sarolangun.
Namun setelah sampai dirumah lampu indikator kembali berkedip (lohhh apa lagi ini????). dan tarnyata masalahnya ada di busi/spart plug iridium TDR yang ku beli 2 bulan yang lalu telah rusak karena pengapian di RPM tinggi tidak normal lagi, (huhh mungin karena sering ku geber habis - habisan malah businya yang kalah, namum pake busi ini emang maknyos rasanya tarikannya mantap terus kalo lagi engine break nggak meledak - meledak suara di knalpotnya).
Sekian pengalaman ku pulang kampung liburan semester genap tahun 2010 ini.
Hargai hak cipta anak bangsa dengan tidak mempublikasikan tanpa menyertakan sumbernya. Copy Right www.singkutseven.blogspot.com 2010. Baca selengkapnya
Pages
About Me
Label
- Berita (1)
- Cekikikan (1)
- Cerita (1)
- Diary Sebuah Jalan Desa (1)
- Elektronika (11)
- Elektronika Dasar (3)
- Ide Kreatif (3)
- Komputer (8)
- My Project (2)
- Perhari (9)
- Perkebunan (1)
- Puisi (8)
- Tentang Hidup (3)
- TI Education (1)
